- Judul: Gol A Gong
- Sumber: Wikipedia
Heri Hendrayana Harris atau lebih dikenal dengan nama pena Gol A Gong (lahir di Purwakarta, Jawa Barat, 15 Agustus 1963;
umur 50 tahun) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Ia adalah
pendiri Rumah Dunia di Serang, Banten. Saat ini Gol A Gong menjabat
sebagai Ketua Umum Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Indonesia. Tulisan-tulisannya telah dimuat di berbagai media massa dan terbit berupa buku.
Gol A Gong adalah nama pena dari Heri Hendrayana Harris. Ia lahir
dari seorang ayah bernama Harris dan Ibu bernama Atisah. Pada 1965 ia
bersama dengan orangtuanya meninggalkan kampung halamannya Purwakarta
menuju ke Serang, Banten. Bapaknya adalah guru olahraga sedangkan ibunya
seorang guru di sekolah keterampilan putri, Serang. Mereka tinggal di
sebuah rumah di dekat alun-alun Serang. Sekarang, nama samarannya
dikembalikan ke penulisan pertama yaitu Gol A Gong. Nama Gol itu
diberikan oleh ayahnya sebagai ungkapan syukur atas karyanya yang
diterima penerbit. Serta Gong merupakan harapan dari ibunya agar
tulisannya dapat menggema seperti bunyi alat musik gong. Sedangkan A
diartikan sebagai "semua berasal dari Tuhan". Maka, nama Gol A Gong
dimaknai sebagai "kesuksesan itu semua berasal dari Tuhan".
Pada umur 11 tahun Gol A Gong (dulu ditulis Gola Gong) kehilangan
tangan kirinya. Itu terjadi saat dia dan teman-temannya bermain di dekat
alun-alun Kota Serang. Saat itu sedang ada tentara latihan terjun
payung. Kepada kawan-kawannya dia menantang untuk adu keberanian seperti
seorang penerjun payung. Uji nyali itu dilakukan dengan cara loncat
dari pohon di pinggir alun-alun. Siapa yang berani meloncat paling
tinggi, dialah yang berhak menjadi pemimpin di antara mereka. Kecelakaan
yang menyebabkan tangan kirinya harus diamputasi itu tidak membuatnya
sedih. Bapaknya menegaskan kepadanya: "Kamu harus banyak membaca dan
kamu akan menjadi seseorang dan lupa bahwa diri kamu itu cacat".
Pada umur 33 tahun, dia menikahi Tias Tatanka, gadis asal Solo. Dari
pernikahan ini mereka memiliki anak; Nabila Nurkhalisah (Bela), Gabriel
Firmansyah (Abi), Jordi Alghifari (Odi), dan Natasha Azka Nursyamsa
(Kaka). Bela yang saat ini kelas 2 di SMP Peradaban Serang (2012)
meneruskan kiprah Ayahnya. Novelnya yang tergabung dalam KKPK
(kecil-kecil punya karya) Dar!Mizan laris manis di pasaran. Sementara
Abi, di Kelas 1 SMP Al Mahah Al Ain, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab,
sangat menyukai gambar sehingga kerap menjadi desain grafis sampul buku
anak-anak di Rumah Dunia, sanggar yang didirikan Gol A Gong.
Impiannya sejak remaja untuk memiliki gelanggang remaja terwujud
dengan didirikannya komunitas kesenian Rumah Dunia pada tahun 1998.
Sejak tahun 2000, Komunitas ini berada di atas tanah 1000 m2 di belakang
rumahnya di Komplek Hegar Alam, Ciloang Serang, Banten. Komunitas semacam ini adalah impiannya beserta temannya Toto ST Radik,
dan (alm) Rys Revolta. Pada tahun 2008, Gol A Gong mengajak orang-orang
di seluruh dunia yang peduli literasi untuk membebaskan lahan seluas
3000 m2. Kini pada 2012, lahan itu berhasil dibebaskan dan di atasnya
Gelanggang Remaja Rumah Dunia megah berdiri. [ally]
0 komentar:
Posting Komentar